Macam-Macam Topologi Jaringan
Nama :Alfahri Mawaddah X MM2
1.Topologi Ring
*Pengertian dari
Ring
• Topologi ring merupakan jenis dari
topologi jaringan yang mana bentuk dari rangkaiannya masing masing tersambung
pada dua titik yang lainnya, Sehingga dapat membentuk seperti jalur lingkaran
menyerupai cincin. Biasanya kabel yang digunakan pada topologi ring adalah
kabel BNC yang tidak terdapat ujung sehingga tidak membutuhkan terminator.
• Untuk membentuk jaringan cincin, maka
setiap sentral perlu dihubungkan seri antara satu dengan yang lainnya sehingga
akan membentuk hubungan loop tertutup. Dalam sistem topologi jaringan
ini, setiap sentral memang dirancang untuk bisa berinteraksi dengan sentral
yang jaraknya berdekatan ataupun berjauhan. Sehingga topologi ring ini memang
memiliki kemampuan untuk bisa melakukan switching ke segala arah
workstation.
*Cara kerja Ring
• pada topologi ring setiap node memiliki
fungsi sebagai repeater
atau penguat sinyal untuk node baik sebelum ataupun sesudahnya. Sehingga setiap
perangkat nantinya dapat bekerja sama untuk mendapatkan sinyal dari sebelumnya
dan diteruskan ke node yang selanjutnya. Pada proses penerimaan sinyal serta
penerusan sinyal data akan dibantu dengan alat yang bernama token.
*Kelebihan dan
kekurangan Ring
KELEBIHAN RING
• Mudah dalam perancangan serta
mengimplementasikannya.
• Peforma topologi ring lebih baik jika
dibandingkan dengan topologi bus, bahkan meskipun aliran data yang ada besar
dan berat sekalipun.
• Mudah dalam melakukan konfigurasi serta
installasi perangkat baru.
KEKURANGAN RING
• Komunikasi data akan sangat tergantung
dari jumlah node yang ada di dalma jaringan.
• Cenderung sulit untuk dikonfigurasikan
jika dibandingkan dengan topologi star.
• Membutuhkan penanganan serta pengolahan
yang lebih khusus untuk bandles.
*Manfaat Ring
• untuk melakukan konfigurasi ulang dan
instalasi perangkat baru.
• untuk melakukan pelacakan dan
pengisolasian kesalahan dalam jaringan karena menggunakan konfigurasi point to
point
2.Topologi Star
*Pengertian
Topologi Star
• Topologi Star merupakan bentuk topologi jaringan yang
berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Masing-
masing workstation di hubungkan secara langsung
ke Server atauHub/Swich. Intinya topologi ini
mengunakan Hub/Switch untuk menghubungkan dari komputer satu ke
komputer yang lain. Hub/ Switch berfungsi untuk menerima
sinyal-sinyal dari kopmputer dan meneruskan ke semua komputer yang terhubung
dengan Hub/Swich tersebut. Topologi jaringan Star termasuk
topologi jaringan dengan biaya menengah.
*Karakteristik
Topologi Star
• Setiap Node berkomunikasi secara
langsung dengan central node. Traffic data mengalir dari node ke central node
dan kembali lagi.
• Muda di kembangkan karena setiap node
hanya memiliki kabel yang langsug terhubung ke central node.
• Jika terjadi kerusakan pada salah satu
node maka hanya pada node tersebut yang terganggu tanpa menggangu jaringan
lain.
• Dapat di gunakan Kabel
Lower karena hanya meng-handle satu trafik node dan biasannya mengunakan
kabel UTP.
*Kelebihan
Topologi Star
• Kerusakan pada satu saluran hanya
akan memengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut.
• Tingkat keamanan termasuk
tinggi.
• Tahan terhadap lalu lintas jaringan
yang sibuk.
• Penambahan dan pengurangan station dapat
dilakukan dengan mudah.
• Akses Kontrol terpusat.
• Kemudahan deteksi dan
isolasi kesalahan/kerusakan pengelolaan jaringan.
• Paling fleksibel.
*Kesimpulan
Bahwa dengan
adanya kabel tersendiri untuk setiap workstation ke server, maka
Bandwidth atau lebar jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar sehingga
akan menambah atau meningkatkan kerja jaringan secara keseluruhan. Dan juga
bila terdapat gangguan di suatu jalur kabel maka gangguan hanya terjadi
dalam komunikasi antara workstation yang bersangkutan sengan server, dan
jaringan secara keseluruhan tidak mengalami gangguan
*Kekurangan
Topologi Star
• Jika node tengah mengalami kerusakan, maka
seluruh rangkaian akan berhenti.
• Boros dalam pemakaian kabel.
• HUB jadi elemen kritis karena kontrol
terpusat.
• Peran hub sangat sensitif sehinga ketika
terdapat masalah dengan hub maka jaringan tersebut akan down.
• Jaringan tergantung pada terminal pusat.
• Jika menggunakan switch dan lalu lintas
data padat dapat menyebabkan jaringan lambat.
• Biaya jaringan lebih mahal dari pada bus
atau ring.
3. Topologi Tree
*Pengertian Topologi Tree
·
Topologi
tree atau sering dikenal dengan topologi pohon adalah
topologi jaringan komputer yang merupakan kombinasi dari topologi star dan BUS.
Secara hirarki penyusunannya topologi tree ini merupakan kumpulan dari topologi
star yang dihuhubungkan dengan topologi bus sebagai jalur tulang punggung atau
bleckbone.
Topologi pohon ini sering juga disebut dengan topologi bertingkat. Dalam penggunaanya topologi ini sering digunakan digunakan untuk interkoneksi antar heirarki yang berbeda. Untuk hirariki yang rendah pada topologi ini digambarkan pada lokasi yang rendah, sedangkan untuk hirarki yang lebih tinggi akan digambarkan pada lokasi yang lebih tinggi.
Topologi pohon ini sering juga disebut dengan topologi bertingkat. Dalam penggunaanya topologi ini sering digunakan digunakan untuk interkoneksi antar heirarki yang berbeda. Untuk hirariki yang rendah pada topologi ini digambarkan pada lokasi yang rendah, sedangkan untuk hirarki yang lebih tinggi akan digambarkan pada lokasi yang lebih tinggi.
*Ciri - Ciri Atau Karakteristik
Topologi Tree
·
Komunikasi
data yang berjalan dalam jaringan dilakukan melalui HUB.
·
HUB
berperan sebagai pusat kendali dalam jaringan.
·
Mempunyai
kabel utama yang disebut dengan backbone sebagai penghubung jaringan.
*Cara kerja
Adapun cara
kerja topologi tree ini adalah akan membentuk sebuah jaringan yang menggunakan
sistem pohon bercabang. Pada topologi tree terdapat sistem yang bertingkat
yang digunakan sebagai media interkoneksi antar sentral yang mana didalam
interkoneksi tersebut terdapa hierari yang berbeda.
Komputer client ini dikelompokan dengan menggunakan topologi star, kemudia masing - masing kelompok topologi star ini akan saling dihubungkan dengan menggunakan moteode pada topologi BUS. Untuk menghubungkan masing - masing kelompok jairingan star ini menggunakan HUB yang tersambung dengan kabel utama yang disebut dengan backbone.
Misal data dari kelompok jaringan 1 akan dibungkan dengan kelomok jaringan no 2 maka data dari kelompok jaringan 1 ini akan melewati HUB kemudain akan diteruskan ke backbone dan menuju kelompok jaringan no 2. Jadi aliran data pada komputer dalam topologi pohon ini tidak terkirimkan secara langsung melainkan harus melewati HUB dahulu
Komputer client ini dikelompokan dengan menggunakan topologi star, kemudia masing - masing kelompok topologi star ini akan saling dihubungkan dengan menggunakan moteode pada topologi BUS. Untuk menghubungkan masing - masing kelompok jairingan star ini menggunakan HUB yang tersambung dengan kabel utama yang disebut dengan backbone.
Misal data dari kelompok jaringan 1 akan dibungkan dengan kelomok jaringan no 2 maka data dari kelompok jaringan 1 ini akan melewati HUB kemudain akan diteruskan ke backbone dan menuju kelompok jaringan no 2. Jadi aliran data pada komputer dalam topologi pohon ini tidak terkirimkan secara langsung melainkan harus melewati HUB dahulu
*Kelebihan
´ Cocok diterapkan pada jaringan
komputer dengan skala besar.
´ Pada topologi pohon ini memungkinkan
penggunaan jaringan pont to point.
´ Mudah dalam melakukan identifikasi
dan isolasi jika terjadi kerusakan pada jaringan
´ Jika terjadi kerusakan pada salah
satu node maka tidak akan berpengaruh ke node yang lain.
*Kekurangan
´ Topologi pohon ini memiliki
ketergantungan secara menyeluruh terhada HUB, jika terjadi kerusakan pada HUB
maka seluruh jaringan akan terganggu.
´ Komunikasi antar komputer dalam satu
jaringan tidak bisa dilakukan secara langsung melainkan harus melewati HUB
sehingga data mengalir sedikit lebih lambat.
´ Topologi pohon ini terbilang sulit
dalam perawatannya karena banyak perancangan node.
*Contoh Topologi Tree
Seperti
yang dijelaskan sebelumnya bahwa topologi tree adalah gabungan dari topologi
star dan BUS, dan berikut ini adalah contoh topologi tree :
Dari penjelasan diatas dapat simpukan bahwa
topologi tree atau topologi pohon ini merupakan pengabung dari topologi star
dan topologi BUS dimana data yang mengalir pada topologi ini harus melewati HUB
yang terhubung dengan kabel utama yang disebut backbone.
4. Topologi Linier
*Definisi
Topologi jaringan
sendiri sebenarnya adalah rancangan yang dibuat di dalam sebuah jaringan
komputer ataupun cara yang digunakan untuk menghubungkan antara satu komputer
dengan komputer lainnya sehingga nantinya membentuk sebuah jaringan komputer.
Menentukan sebuah topologi jaringan tentunya sangat penting sebelum membangun jaringan komputer. Dengan adanya topologi, kita dapat mengetahui model jaringan yang akan dibangun.
*Pengertian
Jenis topologi
linear sebenarnya merupakan perluasan dari jenis topologi bus, yang mana kabel
utama di dalam jaringan harus dihubungkan dengan setiap titik-titik yang ada di
komputer dengan T-Connector. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, jaringan
linear merupakan topologi jaringan yang memiliki layout cukup umum. Satu kabel
utama di dalam jaringan akan menghubungkan ke setiap titik komputer (koneksi)
yang kemudian akan dihubungkan dengan konektor T Connector dan di ujungnya
harus diakhiri dengan terminator. Konektor yang biasanya digunakan pada
topologi linear adalah tipe BNC (British Naval Connector).
*Kekurangan
Pendeteksian dan
pengisolasian pada kesalahan yang terjadi di dalam jaringan akan sangat kecil
dilakukan.
Lalu lintas yang
ada di dalam kabel penghubung jaringan sangat padat dan tinggi, sehingga bisa
saja menyebabkan lemot atau crash. Sehingga tidak akan cocok digunakan bagi
anda yang memiliki jaringan komputerdengan lalu lintas yang cukup padat.
Proses security
data-data yang ditransfer di dalam jaringan kurang begitu terjamin keamanannya.
Bila terjadi
penambahan jumlah pengguna, maka akan berdampak pada penurunan kecepatan
jaringan. Sehingga membuat proses transfer data bisa melambat.
Membutuhkan
repeater jika digunakan untuk transfer jarak jauh.
*Kelebihan
v Mudah dalam melakukan setup dan memperluas
jaringan komputer
v Sangat hemat kabel, dibandingkan dengan
jenis topologi jaringan lainnya, panjang kabel yang dibutuhkan dalam topologi
linear lebih sedikit.
v Biaya pembangunannya sangat murah dan hemat,
dikarenakan anda hanya membutuhkan sedikit kabel. Maksimal dari komputer yang
ada di dalam jaringan tersebut sekitar 5-7 buah saja.
v Tata letaknya sederhana, sehingga anda
tidak perlu terlalu rumit dalam pemasangan
v Tidak membutuhkan kendali pusat (server)
v Mudah untuk dikembangkan
*Karakteristik
Topologi Liniear
v Topologi linear memiliki beberapa
karakteristik yang membedakannya dengan jenis topologi jaringan lainnya, yaitu:
v Menggunakan konektor BNC dan kabel RJ 58
v Jenis topologi jaringan ini adalah
pengembangan dari jenis topologi bus
5. TOPOLOGI HYBIRD
*Pengertian Topologi Hybrid
adalah
Kombinasi dari dua atau lebih topologi berbeda berpadu menjadi satu bentuk baru
pada sistem jaringan komputer. Bila topologi berbeda terhubung ke satu sama
lainnya dan tidak menampilkan satu karakteristik topologi tertentu maka bentuk
desain jaringan ini disebut topologi jaringan hybrid.
*Kelebihan toplogi
hybird
• Salah satu keuntungan yang menonjol
topologi hybrid adalah fleksibilitas. Topologi jaringan hybrid dirancang
sedemikiana rupa sehingga dapat diterapkan untuk sejumlah lingkungan jaringan
yang berbeda.
• Hybrid mengkimbinasikan konfigurasi
yang berbeda tapi dapat bekerja dengan sempurna untuk jumlah lalu lintas
jaringan yang berbeda.
• Menambahkan koneksi perifer lain
cukup mudah, seperti node baru dan/atau periferal dapat terhubung antar
topologi berbeda
• Dibandingkan dengan jenis topologi
komputer lainya, topologi ini terpercaya. Memiliki toleransi kesalahan yang
lebih baik. ketika sejumlah topologi berbeda terhubung ke satu sama lain
• Ketika link tertentu dalam jaringan
komputer mengalami gangguan, tidak menghambat kerja dari jaringan lainnya.
*Kekurangan
• Karena merupakan penggabungan
beberapa bentuk menjadi topologi hybrid, maka pengelolaan topologi akan
menjadi lebih sulit.
• Dari segi ekonomisnya jaringan hibrid
sulit dipertahankan karena membutuhkan biaya yang lebih topologi tinggi
dibandingkan dengan topologi jaringan yang murni dalam satu bentuk. Faktor
biaya dapat dihubungkan dengan biaya penambahan hub dan Biaya pengkabelan yang
meningkat untuk membangun bentuk topologi ini.
• Instalasi dan konfigurasi dari
topologi ini sulit karena ada topologi yang berbeda yang harus dihubungkan satu
sama lainnya, pada saat yang sama harus dipastikan bahwa tidak satupun dari
node dijaringan gagal berfungsi sehingga membuat instalasi dan konfigurasi
topologi hybrid menjadi sangat sulit
*Fungsi
Kegunaannya
sendiri sama seperti dengan fungsi topologi yang lain, yaitu untuk
menghubungkan proses jaringan antara computer yang satu dengan computer yang
lain menjadi satu jaringan komunikasi.
*Cara kerja
Topologi Hybird
Sebagai
ilustrasi, sebuah organisasi/departemen memiliki 3 bagian dimana
komputer-komputer pada masing-masing bagian tersebut saling terhubung
menggunakan topologi yang berbeda, sebut saja bagian A menggunakan topologi
Bus, bagian B menggunakan topologi Star, dan beberapa komputer terhubung
langsung ke HUB pusat.
Apabila kedua jaringan komputer dan beberapa komputer tersebut dibuat menjadi saling terhubung ke dalam satu jaringan yang lebih luas (mencakup ketiganya) menggunakan salah satu jenis topologi (misalkan topologi Star) maka itulah yang dinamakan dengan Topologi Hybrid (Hybrid Topology).
Apabila kedua jaringan komputer dan beberapa komputer tersebut dibuat menjadi saling terhubung ke dalam satu jaringan yang lebih luas (mencakup ketiganya) menggunakan salah satu jenis topologi (misalkan topologi Star) maka itulah yang dinamakan dengan Topologi Hybrid (Hybrid Topology).
6.Topologi Mesh
*Pengertian Mesh
¨ Topologi mesh atau yang lebih
dikenal dengan topologi jala dikarenakan bentuknya yang memang menyerupai jala.
Topologi mesh merupakan bentuk hubungan yang ada antar perangkat dimana setiap
perangkat yang ada akan saling terhubung langsung dengan perangkat lainnya yang
ada di dalam satu jaringan tersebut.
¨ Pada topologi mesh, setiap perangkat
yang ada dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat lainnya dikarenakan
perangkat akan saling terhubung yang dikenal dengan dedicated links.
Komunikasi yang terjalin pada topologi mesh biasanya berjalan cepat dan dapat
digunakan untuk membangun jaringan yang skalanya tidak terlalu besar
*Karakteristik
Topologi Mesh
Topologi
mesh sendiri memiliki beberapa karakteristik atau ciri-ciri tersendiri, antara
lain adalah:
¨ Perangkat yang ada di dalam jaringan
akan saling terhubungkan satu sama lainnya.
¨ Kabel yang digunakan dalam
berkomunikasi secara langsung dengan node lainnya di dalam jaringan cukup
banyak.
¨ Pada setiap node, setidaknya ada 2
atau lebih dari port I/O.
*Cara Kerja
¨ Sederhananya, cara kerja dari
topologi mesh adalah pada setiap node yang ada di dalam jaringan akan saling
terhubungkan dikarenakan penggunaan kabel yang langsung ke node yang ditujunya.
Sehingga data yang mengalir tersebut akan dapat langsung menuju node yang
dituju, sehingga data tersebut akan mengalir pada jaringan topologi mesh dengan
cepat. Data dapat mengalir langsung ke node yang dituju tanpa harus melewati
node lainnya.
*Kelebihan
¨ Topologi mesh mempunyai hubungan
dedicated link yang mana dapat menjamin jika data akan langsung dikirimkan ke
komputer tujuan tanpa melewati komputer lainnya. Sehingga data tersebut dapat
mengalir lebih cepat sampai tujuan.
¨ Jenis topologi mesh ini adalah robust,
yaitu bila terjadi gangguan di dalam koneksi komputer A dan komputer B
dikarenakan adanya kerusakan pada kabel koneksi yang ada pada antara komputer A
dan komputer B maka gangguan tersebut tidak akan menganggu koneksi yang ada
pada komputer A dengan lainnya.
¨ Pada topologi mesh, security
dan privacy dapat terjamin baik dikarenakan komunikasi yang terjalin di
antara kedua komputer tidak bisa diakses dengan komputer lainnya.
¨ Mudah dalam hal mengidentifikasikan
masalah masalah kerusakan yang terjadi antar jaringan komputer.
*Kekurangan
¨ Pada topologi mesh, membutuhkan
kabel dan port I/O yang lebih banyak sehingga semakin banyak komputer yang ada
di dalam jaringan topologi mesh maka tentu saja akan membutuhkan lebih banyak
lagi kabel serta port I/O.
¨ Sulit dalam melakukan installasi
serta konfigurasi dikarenakan setiap komputer harus terkoneksi langsung.
¨ Jaringan komputer yang menggunakan
topologi mesh akan sangat banyak menggunakan kabel, sehingga tentu saja
membutuhkan sebuah ruangan yang cukup besar ketika akan membangun jaringan
komputer tersebut.
¨ Biaya yang diperlukan untuk
perawatan topologi jaringan ini lebih banyak dibandingkan jaringan lainnya.
¨ Jaringannya yang tidak praktis
7.Topologi Bus
*Pengertian
Topologi Jaringan Bus
• Topologi bus merupakan sebuah topologi yang menggunakan kabel
tunggal sebagai media transmisinya atau kabel pusat tempat dimana seluruh
client dan server dihubungkan. sebelum menentukan topologi ini untuk membangan
sebuah jaringan komputer alangkah baiknya kita mengetahui keuntungan
dan kerugian topologi ini.
Topologi jaringan sendiri artinya suatu cara menghubungkan perangkat telekomunikasi yang satu dengan yang lainnya sehingga membentuk jaringan.
Topologi jaringan sendiri artinya suatu cara menghubungkan perangkat telekomunikasi yang satu dengan yang lainnya sehingga membentuk jaringan.
*Fungsi
• Fungsi topologi jaringan bus adalah untuk
menghubungkan komputer sehingga masing-masing komputer atau node dapat saling
berkomunikasi. Topologi bus akan menggunakan kabel utama sebagai pusat lalu
lintas data
*Kelebihan
• Hemat kabel, karena pada topologi bus
hanya menggunakan kabel tunggal dan terpusat sebagai media transmisi sehingga
tidak membutuhkan banyak kabel seperti pada topologi jaringan star.
• Layout kabel sederhana, pada pemasangan
topologi bus rancangan dan skema kabel yang digunakan sangat sederhana sehingga
mudah dalam pemasangannya.
• Pengembangan jaringan komputer atau
penambahan komputer baru baik sebagai server maupun client dapat dilakukan
dengan mudah tanpa mengganggu komputer atau workstation yang lain.
• Biayanya lebih murah dibandingkan dengan
susunan pengkabelan yang lain. karena pada topologi jaringan yang lain akan
membutuhkan banyak kabel dan perangkat jaringan lainnya seperti switch atau hub
untuk menghubungkan antar node.
• Cukup mudah apabila kita ingin memperluas
jaringan pada topologi bus, karena topologi jaringan ini sangat sederhana
*Kekurangan
• Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
sehingga jika jaringan mengalami gangguan, maka akan lebih sulit untuk
mengidentifikasi kesalahan yang ada.
• Kepadatan lalu lintas pada jalur utama,
karena topologi bus menggunakan kabel terpusat sebagai media transmisi maka
lalu lintas data akan sangat padat pada kabel utama.
• Jika kabel utama mengalami gangguan maka
seluruh jaringan akan mengalami gangguan pula.
• Diperlukan repeater sebagai penguat sinyal
jika akan menambahkan workstation dengan lokasi yang jauh
*Karakteristik
• Topologi jaringan bus memiliki
karakteristik jaringan sebagai berikut:
• Node – node dihubungkan secara serial
sepanjang kabel, dan pada kedua ujung kabel ditutup dengan terminator. Terdapat
kabel utama sebagai pusat lalu lintas data.
• Sangat sederhana dalam instalasi
• Sangat ekonomis dan dalam segi pembiayaan.
• Paket‐paket data saling bersimpangan pada
suatu kabel
• Tidak diperlukan hub atau switch, yang
banyak diperlukan adalah Tconnector dan konektor BNC pada setiap Ethernet card.
• Problem yang sering terjadi adalah jika
salah satu node rusak, maka jaringan keseluruhan dapat down, sehingga seluruh
node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
*Cara kerja
• Topologi jaringan bus akan menghubungkan
masing-masing komputer di dalam sebuah jaringan yang disebut trunk segmen. Bus
biasanya disebut kabel yang menghubungkan ujung ke ujung lainnya sehingga
setiap node pada topologi bus akan terhubung ke kabel-kabel tersebut dan Pada
akhir setiap terminator yang ditempati, ia mengenali kemana arah data
berpergian dan terminator digunakan untuk menyerap sinyal.
*Ciri fisik
topologi fisik
Topologi jaringan
bus mempunyai ciri fisik yang paling utama adalah adanya kabel tunggal sebagai
pusat lalu lintas data, selain itu topologi jaringan juga menggunakan konektor
BNC dan TConector untuk menghubungkan antar komputer.
Dengan mengetahui keuntungan dan kerugian pada topologi jaringan ini maka kita bisa menyimpulkan apakah topologi ini pas atau sesuai dengan jaringan yang akan kita bangun.
Dengan mengetahui keuntungan dan kerugian pada topologi jaringan ini maka kita bisa menyimpulkan apakah topologi ini pas atau sesuai dengan jaringan yang akan kita bangun.
Komentar
Posting Komentar